Koordinasi Dengan Kepolisian, Bupati Purwakarta Akan Cabut PT MSS

  • Whatsapp
banner 468x60

Purwakarta, LiraNews – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, akan mengirim surat protes serta evaluasi terkait aktivitas tambang yang menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan sekolah di Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, belum lama ini.

Surat tersebut akan segera dilayangkan, terlebih perizinan penambangan berada langsung di bawah wewenang Pemprov Jabar..

“Kami akan segera berkirim surat ke provinsi. Kalau terbukti ada kelalaian, kami minta izin pertambangan perusahaan tersebut untuk dicabut. Karena, ini sangat merugikan masyarakat kami,” ujar Anne di Purwakarta. Rabu (9/10/2019).

Tak hanya itu, pihaknya pun akan segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apalagi selama ini aktivitas penambangan menggunakan bahan peledak.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Kasihan, masyarakat yang dirugikan. PT MSS harus bertanggung Jawab,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga meminta agar warga yang bermukim sekitar tambang untuk senantiasa berhati – hati dan waspada.

“Selalu waspada, yang jelas kita harapkan kejadian ini tidak terulang,” kata Anne.

Sebagaimana dikabarkan, PT MSS salah satu perusahaan tambang batu di wilayah Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru yang meledakkan gunung batu yang berimbas kepada terkenanya tempat tinggal warga hingga mengalami kerusakan diduga tidak memperhatikan warga.

Batu-batu raksasa yang menimpa rumah warga tersebut diketahui merupakan batu blasting dari perusahaan PT. MSS. Ledakan yang keras mengakibatkan batu-batu besar beterbangan melintasi pemukiman warga pada ketinggian 500 meter.

“Hasil ledakannya batu-batu besar itu menimpa rumah warga. 7 rumah rusak akibat dari 8 batu besar yang menimpa pemukiman yang berada di bawah penambangan,” papar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono.

Beruntungnya pada saat kejadian tidak ada warga yang tertimpa material batu blasting itu. Pasalnya saat itu warga sedang berada di luar rumah, namun pastinya akibat peristiwa itu 7 rumah warga rusak berat.

“Tidak ada korban jiwa, pemilik rumah sudah dievakuasi ke tempat aman,” tutur Wahyu.

Saat setelah kejadian warga sendiri langsung menggeruduk kantor operasional perusahaan PT MSS. Warga menuntut untuk dilakukan penggantian rugi, hingga penutupan perusahaan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

Sayagnya, kompensasi yang diberikan pun tidak sesuai dengan apa yang didapat dari tambang tersebut, miris warga setiap bulannya hanya menerima sekitar Rp 5 Juta untuk dibagikan kepada sekitar 90 Kepala Keluarga.

“PT MSS hanya memberikan Rp 5 Juta pak, dibagikan untuk sekitar 90 KK,”jelas salah satu pegawai Desa Sukamulya, Selasa (8/10/2019), pasca rusaknya rumah warga yang tertimpa batu imbas dari peledakan PT MSS.

“Tidak rutin, jadi bergantian pak, kadang bulan berikutnya untuk rumah ibadah mungkin bulan berikutnya untuk jalan, jadi kalau untuk warga tidak dilakukan setia bulan,”ujarnya

Perhitungan yang didapatkan dari kompensasi PT MSS terhadap warga sekitar perusahaan sekitar Rp 52 Ribu saja, hal ini diangga tidak seimbang dengan efek yang diterima warga.

Berdasarkan laporan yang diterima sedikitnya ada 7 rumah warga Kampung Cihandeleum Rt 09/05 Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta mengalami rusak berat akibat kejatuhan batu blasting perusahaan PT MSS pada Selasa (8/10/2019) pukul 13.00 WIB.

Mayoritas korban merupakan warga yang tinggal berada dekat di bagian bawah bukit dimana dilakukan penambangan batu dengan cara diledakan.

Berikut ini data korban rumah rusak akibat batu blasting PT MSS:

Dodi, 35 th, islam, PNS, Kp Cihandeleum Rt 09/05 desa Sukamulya Kec tegalwaru Kab Purwakarta, (rumah permanen ukuran 10X8 rusak berat)

Holid, 55 th, islam, buruh, Alamat SDA.( Rumah permanen ukuran 8×6 Rusak berat)

Oji, 40th, buruh, alamat sda ( Rusak sedang di bagian kamar mandi / dapur)

Kamsir, 40th, buruh, rumah permanen rusak ringan genteng rumah pecah.

Madrasah MI rusak ringan lantai keramik pecah.

H aceng, 55 th, Buruh, Alamat SDA, Rusak berat bagian kamar mandi.

Aceng, 50th, buruh, islam, alamat SDA, rusak sedang dinding rumah retak. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60